Foto: Amir Iqbal Khan/ Reuters
LONDON – Kerusuhan yang telah membuat Kota London mencekam selama beberapa hari lalu, tak hanya mengejutkan para pejabat pemerintahan, tapi juga atlet, seperti Amir Khan. Khan mengaku syok, dan tak menyangka banyak anak muda yang ambil bagian dalam kerusuhan tersebut.
Padahal, jika mereka menyalurkannya ke olahraga, hal-hal seperti itu takkan terjadi, dan tak perlu membuat London nampak selayaknya medan perang. Karena kerusuhan yang terjadi, menurut Khan, terjadi karena rasa frustasi dan kemarahan anak muda yang telah lama menumpuk dan tak tersalurkan ke hal-hal positif, seperti olahraga.
“Apa yang terjadi telah mengejutkan saya dan membuat syok seluruh orang Inggris. Kerusuhan yang terjadi itu akibat kemarahan dan frustasi yang terpupuk di dalam masyarakat. Mereka menyalurkannya untuk menghancurkan segalanya, memukuli polisi dan membuat onar,” tutur Khan, seperti dilansir Liverpool Echo, Senin (15/8/2011).
“Hal-hal itulah yang muncul akibat kekurangan lapangan pekerjaan dan pendanaan amal untuk pusat-pusat dinas sosial. Anak-anak muda juga sedang liburan sekolah, tak ada yang mereka lakukan selain nongkrong di jalanan. Saat mereka ingin melakukan sesuatu, yang ada hanya hal-hal buruk,” tambah King Khan.
Juara dunia kelas welter-ringan bersi WBA dan IBF itu mengungkapkan, bahwa olahraga dapat menjadi obat yang tepat, dimana olahraga dapat mengajarkan mereka norma-norma sosial dan nilai-nilai kehidupan yang penting. Belum lagi akan kedisiplinan yang dapat mereka pelajari untuk menjalani kehidupan dengan tertib dan teratur.
“Olahraga sangat positif dan dapat menyalurkan energi yang ada pada sesuatu yang lebih bermanfaat. Kita harus melibatkan anak-anak kita pada olahraga. Karena dapat memberi mereka tujuan, mengajarkan mereka kedisiplinan dan juga bekerja sama dengan orang lain yang berbeda latar belakang dengan kita,” sambung petinju keturunan Pakistan ini.
Dalam hal ini, sejatinya Khan sudah melakukannya, dia mendirikan pusat olahraga bagi anak-anak, Gloves Community Centre yang dia bangun di kota kelahirannya, Bolton sejak 2007 silam.
“Anak-anak sejatinya membutuhkan lebih banyak teladan yang patut ditiru, terutama dalam olahraga,” pungkas Khan.
(raw)
Padahal, jika mereka menyalurkannya ke olahraga, hal-hal seperti itu takkan terjadi, dan tak perlu membuat London nampak selayaknya medan perang. Karena kerusuhan yang terjadi, menurut Khan, terjadi karena rasa frustasi dan kemarahan anak muda yang telah lama menumpuk dan tak tersalurkan ke hal-hal positif, seperti olahraga.
“Apa yang terjadi telah mengejutkan saya dan membuat syok seluruh orang Inggris. Kerusuhan yang terjadi itu akibat kemarahan dan frustasi yang terpupuk di dalam masyarakat. Mereka menyalurkannya untuk menghancurkan segalanya, memukuli polisi dan membuat onar,” tutur Khan, seperti dilansir Liverpool Echo, Senin (15/8/2011).
“Hal-hal itulah yang muncul akibat kekurangan lapangan pekerjaan dan pendanaan amal untuk pusat-pusat dinas sosial. Anak-anak muda juga sedang liburan sekolah, tak ada yang mereka lakukan selain nongkrong di jalanan. Saat mereka ingin melakukan sesuatu, yang ada hanya hal-hal buruk,” tambah King Khan.
Juara dunia kelas welter-ringan bersi WBA dan IBF itu mengungkapkan, bahwa olahraga dapat menjadi obat yang tepat, dimana olahraga dapat mengajarkan mereka norma-norma sosial dan nilai-nilai kehidupan yang penting. Belum lagi akan kedisiplinan yang dapat mereka pelajari untuk menjalani kehidupan dengan tertib dan teratur.
“Olahraga sangat positif dan dapat menyalurkan energi yang ada pada sesuatu yang lebih bermanfaat. Kita harus melibatkan anak-anak kita pada olahraga. Karena dapat memberi mereka tujuan, mengajarkan mereka kedisiplinan dan juga bekerja sama dengan orang lain yang berbeda latar belakang dengan kita,” sambung petinju keturunan Pakistan ini.
Dalam hal ini, sejatinya Khan sudah melakukannya, dia mendirikan pusat olahraga bagi anak-anak, Gloves Community Centre yang dia bangun di kota kelahirannya, Bolton sejak 2007 silam.
“Anak-anak sejatinya membutuhkan lebih banyak teladan yang patut ditiru, terutama dalam olahraga,” pungkas Khan.
(raw)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar